Volatil (aroma)
Pirazin
Keluarga senyawa aroma di kopi sangrai yang tercium seperti kacang panggang, roti panggang, dan kopi sangrai.
Efek ke rasa
Memberi aroma kacang panggang (hazelnut) dan roti panggang. Dalam uji penciuman, aromanya paling kuat di roast terang sampai medium dan melemah di roast sangat gelap.
Pirazin adalah keluarga senyawa aroma yang ditemukan di kopi sangrai [1][2]. Satu studi di Korea mendeteksi berbagai pirazin di kopi arabika yang diseduh dengan beberapa metode, antara lain 2-metilpirazin, 2,5-dimetilpirazin, dan 3-etil-2,5-dimetilpirazin [2]. Selama penyangraian, banyak reaksi berjalan bersamaan, antara lain reaksi Maillard (antara gula pereduksi dan asam amino), karamelisasi, dan degradasi Strecker [2]. Reaksi-reaksi ini mengubah warna sekaligus aroma kopi [2].
Aroma kacang dan roti panggang
Dalam uji GC-O (gas chromatography–olfactometry: senyawa aroma dipisahkan satu per satu lalu dicium oleh panelis), pirazin di bubuk arabika dari Ekuador tercium seperti "kopi sangrai" (2,5-dimetilpirazin), "roti panggang" (etenilpirazin), "hazelnut panggang" (2-etil-6-metilpirazin), dan "kacang panggang" (2-etil-3-metilpirazin) [1]. Pada roast medium (disk SCA #55), aroma bubuk kopi itu ditandai nuansa yang menyenangkan, antara lain manis, hazelnut panggang, dan karamel [1].
Naik, lalu turun di roast sangat gelap
Kalau skor intensitas bau ketujuh pirazin di studi itu dijumlahkan (skala 1–3 per senyawa), hasilnya 10 di roast sangat terang (#85), tertinggi 12 di #75, 11 di #55, lalu turun ke 7 di roast sangat gelap (#25) [1]. Di #25, tiga pirazin beraroma kacang tidak lagi tercium [1]. Sebaliknya, 2-propilpirazin yang berbau karet mulai tercium di #55 dan makin kuat di #25 [1]. Secara keseluruhan, roast #25 ditandai bau yang kurang enak, antara lain gosong, busuk, dan belerang [1]. Angka ini skor penciuman kasar dari empat panelis, bukan kadar, jadi yang bisa dibaca hanya arahnya [1].
Tidak semua pirazin mengikuti pola yang sama. Pada 46 kopi spesialti yang di-roast ke tingkat light, medium, dan dark, di antara senyawa yang membedakan ketiga tingkat roast, hanya satu yang kadarnya turun ketika roast makin gelap [3]. Senyawa itu adalah sebuah pirazin, 3,5-dietil-2-metilpirazin, yang oleh penulisnya disebut beraroma floral [3].
Sumber
- Obando & Figueroa, 2024, Molecules. doi:10.3390/molecules29194723
- Yu et al., 2021, Foods. doi:10.3390/foods10061347
- Vezzulli et al., 2023, Foods. doi:10.3390/foods12030489